Senin, 27 Agustus 2012

UNDANGAN PELAKSANAAN UJIAN ULANG II RAYON 125 UNTAD

Memperhatikan hasil dari pelaksanaan Ujian Ulang I PLPG Program Sertifikasi Guru tahun 2012 pada tanggal 11 dan 14 Agustus 2012, maka kami informasikan beberapa hal sebagai berikut:
  1. Hasil jawaban Ujian Tulis Nasional (UTN) telah diupload ke Aplikasi Sertifikasi Guru (ASG) dan telah diperoleh informasi nama-nama peserta yang memperoleh skor UTN < 42, sebagaimana terlampir.
  2. Bagi peserta yang memperoleh UTN < 42 diberi kesempatan untuk mengikuti ujian ulang II, yang direncanakan akan dilaksanakan dilima lokasi yakni:
a. Hari/Tanggal : Sabtu, 08 September 2012Waktu : 08.30 – 11.00 Wita Untuk Kabupaten Tolitoli dan Buol di Tolitoli, Kabupaten Poso dan Touna di Poso, Kabupaten Banggai dan Bangkep di Luwuk, Kabupaten Morowali di Bungku Tengah.
b. Hari/Tanggal : Minggu, 09 September 2012, Waktu : 09.00 – 11.30 Wita Untuk Kabupaten Donggala, Sigi, Parigi Moutong dan Kota Palu dilaksanakan di Kampus FKIP Untad Tondo Palu
3. Pelaksanaan Ujian Ulang II, hanya dilaksanakan selama 120 menit, dengan soal Ujian Tulis Nasional dari Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG)

Undangan resmi dapat di download di link berikut:
undangan pelaksanaan ujian ulang II

4 komentar:

  1. kenapa PLPG 2012 berbeda dengan tahun tahun sebelumnya...???knp mendiknas tidak konsisten dengan aturan n membingungkan para guru>>klu memang pengen mensejahterakan guru>>>gak usah pake tes segala..mending gaji guru aja yg di naikkan...atau guru guru se indonesia hanya di jadikan kelinci percobaan oleh pak mentri pendidikan?????buktinya sekarang para murid tetap di luluskan 100%??? dan ini kenyataan kok!!!gak ada yg berkualitas>>> anggota DPR AJa gaji gede...padahal kerja hanya 4D...tp gak di permasalahkan,,,salam PGRI (boikot tes ulang) gak berguna bagi para guru karna sama saja guru yg bersertifikasi n belum bersertifikasi mempunyai klualitas rendah

    BalasHapus
  2. yudi prasetyio28 Agustus 2012 11.16

    aturan macam apa ini???tiap tahun berubah2...klu pengen berkualitas jgn buat aturan linglung ????guru guru terdahulu lebih berkualitas dari pada guru guru sekarang yg telah di sertifikasi<< bukan peningkatan tapi penurunan kualitas para guru...mending pake aturan atau kurikulum pendidikan yg doeloe doeloe.......

    BalasHapus
  3. Sdr yudi prasetyio + andi Yth

    Masalah pendidikan adalah masalah yang multi kompleks.Peningkatan mutu pendidikan ditentukan beberapa faktor, antara lain pihak pengambil kebijakan/pemerintah, pelaku pendidikan/guru,dan masyarakat. Mestinya mereka harus memiliki komitmen bersama yang kuat dan konsis menjalankan peran masing-masing,dilatarbelakangi niat yang murni untuk memajukan pendidikan tanpa embel-embel niat yang lain. Semua komponen harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Berkaitan dengan hal tersebut terbit beberapa pertanyaan baik untuk pemerintah,guru, maupun masyarakat. Apakah kebijakan yang digelinding kan pemerintah benar-benar untuk mengkualitaskan pendidikan atau sekedar proyek belaka? Selama ini apakah sudah benar-benar maksimal kinerja pelaksana pendidikan? Apakah masyarakat mendukung program peningkatan kualitas pendidikan itu? Misalnya apakah puas menerima nilai tinggi tetapi hasil rekayasa? Siapkahkah menerima risiko putra putrinya tidak lulus? Masyarakat selalu bersikap pragmatis....

    Terima kasih telah menyampaikan bahan diskusi.

    BalasHapus
  4. sebaiknya pd saat Diklat materi yg diberikan cukup latihan mengerjakan soal UTN, agar dapat meminimalizir kegagalan guru dlm ujian, tentu "Hasil ujian itu yang menentukan profesional tidaknya seorang guru, bukan?."

    BalasHapus


1.Tulis komentar pada kotak yang tersedia !
2.Klik pilihan pada "Beri komentar sebagai"!
3.Pilih Name/URL!
4.Muncul kotak dialog "tulis nama" sedangkan URL biarkan kosong
5.Klik lanjutkan!
6.Klik Publikasikan

Terima kasih atas komentar Anda!

Diberdayakan oleh Blogger.

  © Blogger templates Dimensi Green Royalblue by Kang Fatur 2012